Monday, August 6, 2012

Top 10 Korean Cuisine (Part 2)


Setelah sekian lama absen saya lanjutkan makanan lezat ala Korea bagian kedua.

Bude Cingge, Gimje, Korea Selatan
5. Peringkat kelima adalah ramyon, hahahaha. Aneh ya? Tapi mie korea memang rasanya khas. Lebih ke pedas-manis. Favorit saya adalah mie instan korea yang dimasak ditambah dengan sosis, ham dan sayuran. Walaupun kelihatannya biasa, saya sangat menyukai makanan ini. Menurut cerita teman korea, makanan ini dulunya dimasak dan dimakan oleh tentara Korea Selatan pada masa Perang Dunia ke II. Pada waktu itu daging sangat mahal, kemudian ada tentara Amerika yang memberikan daging olahan instan (ham). Karena kelaparan mereka (tentara Korea) memasukka daging tersebut ke dalam ramyon (mie instan). Hampir tiap 2 minggu, ajumma (ibu-ibu penjaga restoran) di dekat lab kami selalu menyediakan makanan ini. Dan kami selalu minta tambah, hahahaha..

Tonkase, Seoul, Korea Selatan
4. Tonkase. Daging yang digoreng dengan tepung roti disajikan dengan saus manis dan salad. Makanan ini gurih dan crispy. Ada juga beberapa restaurant yang memodifikasi makanan ini dengan ditambah keju ke dalamnya.

Omurice (오무라이스), Iksan, Korea Selatan
Rooftop Prince Korean Drama Eating Omurice
3. Omurice (오무라이스). Pernah lihat Korean drama dengan judul “Rooftop Prince”? Dalam drama ini diceritakan raja sangat menyukai masakan omurice. Pertama kali ke korea, dosen saya mengajak saya makan malam omurice. Walaupun digulung dan terlihat sedikit tapi porsinya ternyata besar, hehe.. Omurice adalah singkatan dari omu=omelette dan rice=nasi atau nasi yang dibungkus dengan telur dadar. Biasanya disajikan dengan ketchup. Jangan salah ketchup disana bukan saus kedelai atau biasa disebut kecap di Indonesia, tapi saus tomat,wekekek..

Naengmyon  ()  , Gangneung, Korea Selatan
2. Naengmyon (). Naengmyon adalah mie dingin dicampur dengan es dan acar serta buah-buahan. Mie ini sangat cocok dimakan saat musim panas. Naengmyon terenak adalah buatan ajumma di dekat lab. Disana naengmyon ditambah dengan irisan pir dan rasa kuahnya benar-benar segar, seperti memunculkan energi kembali disaat musim panas.

Byodaguihejanggug ( 뼈다귀해장국), Iksan, Korea Selatan
1. Makanan terfavorit saya yang berada di peringkat pertama adalah 뼈다귀해장국 byodaguihejanggug. Irisan daging iga yang dimasukkan ke dalam kuah yang berisi rempah-rempah kemudian ditaburi bumbu kering. Pertama kali senior saya mengajak saya ke restoran ini dia sedikit merasa khawatir. Karena masakan ini adalah masakan asli korea dengan bumbu-bumbu tradisional. Masakan ini sangat lezat. Jika ada kesempatan ke korea jangan lupa mencoba yaaa J




NB: I don't like Kimchi at all, hahahaha..Makanan kecut yang mematikan rasa :p



danypsari
twitter: @danypsari

Climate Change History (Part 4)

Sejarah Awal Munculnya Istilah Climate Change dan Global Warming (Part 3)
Source: Encyclopedia of Global Warming and Climate Change 


1983
Report from U.S. National of Sciences and Environmental Protection Agency Spark conflict, as greenhouse warming becomes prominent in main-stream politics.
Laporan dari  U.S. National of Sciences and Environmental Protection Agency Spark, bahwa terjadi konflik akibat dari efek rumah kaca menjadi hal utama yang menonjol dalam isu politik.
  
1984
Theories about global warming and the Greenhouse Effect become more prevalent, gaining attention from the mass media. However, many people believe the threat is not imminent and some doubt that global climate change is a danger.
Teori tentang pemanasan global dan dampak rumah kaca telah menjadi konsumsi publik dan banyak diberitakan oleh media masa. Akan tetapi banyak orang percaya bahwa itu hanyalah sebuah ancaman dan muncul keraguan dari masyarakan akan bahaya dari iklim global yang dalam bahaya.

Preliminary meetings of the IPCC in Villach, Austria in 1985
http://drtimball.com
1985
The Villach conference in Austria declared consensus among experts that some global warming seems inevitable and called on governments to consider international agreement to restrict emissions of greenhouse gases.
Konferensi Villach, Austria yang dihadiri oleh beberapa ahli mendeklarasikan bahwa pemanasan global sudah tidak dapat dianggap hanya sebagai isu lagi dan meminta pemerintah untuk mempertimbangkan dibuatnya kesepakatan internasional untuk membatasi emisi gas rumah kaca.

1987
This was the warmest year since human began to keep records. The 1980’s were the hottest decade on record, with seven of the eight warmest years recorded up to 1990, even the coldest years of the 1880’s, The Montreal Protocol of the Vienna Convention imposed International restrictions on the emsission of ozone-destroying gasses.
Tahun 1987 merupakan tahun terpanas sejak para ilmuan memulai mengamati kenaikan suhu bumi. Tahun 1980-an merupakan tahun terpanas dalam catatan dengan tujuh dari delapan tahun terpanas sampai dengan tahun 1990. Bahkan tahun 1880 merupakan tahun terdingin. "The Montreal Protocol of the Vienna Convention" memberikan pembatasan Internasional tentang gas emisi yang berada di lapisan ozon. 

65th Montreal Protocol in Bali, Indonesia
Protokol Montreal untuk perlindungan terhadap lapisan ozon diadopsi pada tahun 1987, perjanjian ini dikumandangkan sebagai perjanjian di bidang perlindungan lingkungan paling sukses serta paling banyak diratifikasi oleh 196 negara anggota PBB. (http://www.menlh.go.idOzone Depleting Substances (bahan perusak ozon atau disingkat sebagai ODS) seperti HCFCs digunakan secara ekstensif di berbagai sektor industri. Pelepasan ODS ke atmosfer bumi mengakibatkan kerusakan pada lapisan ozon di stratosfer yang berperan sebagai pelindung terhadap radiasi ultraviolet. Naiknya tingkat radiasi ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus penyakit kanker kulit, kerusakan mata, dan gangguan kekebalan tubuh, selain membawa kerusakan terhadap rantai makanan dan biodiversity. 

 1988
A meeting of climate scientist in Toronto subsequently called for 20 percent cuts in global carbon dioxide emissions by 2005. The Toronto conference called for strict, specific limits on greenhouse gas emissions. British Prime Minister Margaret Thatcher is the first major leader to call for action. The level of carbon dioxide in the atmosphere reached 350 parts per million.
Pertemuan dari para ilmuan Iklim di Toronto menyerukan pemotongan 20 persen emisi karbon dioksida global pada tahun 2005. Konferens di Toronto memberikan peringatan keras dan batas tertentu untuk gas rumah kaca. Perdana Mentri Inggris, Margaret Thatcher merupakan pempimpin negara pertama yang memberikan tindakan atas berita tersebut. Tingkat karbon dioksida di atmosfir tahun 1988 mencapai 350 parts per million.

1992
UN Conference on Environment and Development,
Rio de Janeiro in 1992
 

http://www.mtholyoke.edu
A conference in Rio de Janeiro produced the United Nations Framework Convention on Climate Change, but the United States blocked calls for serious action. The study of ancient climates revealed climate sensitivity in the same range as predicted by computer models.
Rio de Janeiro konferensi mengkasilkan kerangka kerja di PBB tentang perubahan iklim. Sayangnya Amerika Seikat menolak untuk melakukan tindakan serius. Cara perhitungan iklim secara manual ternyata memberikan hasil yang nyaris sama dengan cara perhitungan iklim dengan program komputer.



1997
Japanese automobile manufacturer Toyota introduces the Prius in Japan, the first mass-marketed electric hybrid car. Engineers progressed in the design of large wind turbines and other energy alternatives. 
Perusahaan manufaktur mobil asal Jepang, Toyota memperkenalkan "The Prius" di Jepang, yang merupakan mobil Hybrid pertama yang diproduksi secara masal. Para Insinyur mulai mengembangkan desain turbin angin dengan skala besar dan beberapa energi alternatif lainnya.

1998
The warmest year on record globally averaged (1995, 1997, and 2001-2006 were near the same level).
Merupakan tahun terpanas yang pernah ada. Sedangkan tahun 1995, 1997, dan 2001-2006 menunjukkan level tingkat kepanasan yang hampir sama.

massive "brown cloud" of aerosols from South Asia
http://en.wikipedia.org
1999
A national Academy Panel dismissed criticism that satellite measurements showed no warming. V. Ramanathan detected massive “brown cloud” of aerosols from South Asia.
Sebuah National Academy Panel menepis kritik saat satelit menunjukkan bahwa tidak ada pemanasan global. Dilain pihak V.Ramanathan mendeteksi adanya "brown cloud" padat dari aerosol yang berasal dari Asia Selatan.









danypsari
twitter: @danypsari

Friday, August 3, 2012

Climate Change History (Part 3)

Sejarah Awal Munculnya Istilah Climate Change dan Global Warming (Part 3)
Source: Encyclopedia of Global Warming and Climate Change 

1950s
The development of new technology led to an increased awareness of global warming and the Greenhouse effect. Researcher began to show that the level of carbon dioxide in the atmosphere was rising each year and people became concerned about pollution.
Perkembangan teknologi baru meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim dan efek rumah kaca. Peneliti mulai menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat peningkatan karbon dioksida di atmosfer tiap tahunnya dan mengingatkan masyarakat agar lebih perduli terhadap polusi.

http://www.dailymail.co.uk

1958
Astronomers identified the Greenhouse Effect on Venus, where temperature are far above the boiling point of water.
Para Astronom mengidentifikasi bahwa terjadi efek rumah kaca pada Planet Venus, dimana temperaturnya datas titik didih air.

1961
Soviet meteorologist, Mikhail Budyko warned that the burning of fossil fuels and the attendant accumulation of Greenhouse gasses in the atmosphere, would warm the planet.
Ahli Metrologi asal Soviet, Mikhail Budyko memperingatkan bahwa pembakaran dari bahan bakar fosil akan berakumulasi di atmosfer yang mengakibatkan terjadinya efek rumah kaca yang akan meningkatkan suhu bumi.

1963
Fritz Moller calculated that doubling of carbon dioxide in the atmosphere might increase temperature 50 degrees Fahrenheit.
Fritz Moller menghitung bahwa kenaikan karbon dioksida di atmosfer sebanyak 2 kali lipat dapat meningkatkan suhu di bumi sebesar 50 derajad Fahrenheit.

1972
Budyko favored the first scenario and predicted that temperatures might rise enough to melt all the ice by 2050. 
Budyko adalah orang yang pertama kali memprediksikan bahwa apabila suhu di bumi terus naik, maka seluruh es di bumi akan mencair pada tahun 2050.

1975 to 1976
Studies showed that chlorofluorocarbons (CFCs) (1975) and also methane and ozone (1976) contribute to the Greenhouse effect. 
Penelitian menunjukkan bahwa gas chlorofluorocarbons (CFC)(1975) dan metana serta ozon (1976) memberikan kontribusi pada efek rumah kaca. 

James Hansen

1978
American scientist James Hansen predicted that the accumulation of aerosol particles in the atmosphere might reflect sunlight back into space and so reduce temperatures.
Ilmuwan Amerika James Hansen memperkirakan bahwa akumulasi partikel aerosol di atmosfer akan memantulkan sinar matahari kembali ke angkasa dan mengurangi suhu.

1979
A strengthened environmental movement encouraged the development of renewable energy sources and the reduction of technologies that burn fossil fuels. The U.S. National Academy of Sciences estimated that a doubling of carbon dioxide might increase temperature 35 to 40 degrees Fahrenheit. The world climate Research Program was launched to coordinate International research on climate change.
Memulai gerakan ramah lingkungan yang diperkuat dengan mendorong perkembangan sumber energi yang dapat diperbaharui dan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. US National Academy of Sciences memperkirakan bahwa peningkatan karbon dioksida dua kali lipat dapat meningkatkan suhu bumi 35 sampai 40 derajad Fahrenheit. Penelitian tentang iklim skala dunia mulai diluncurkan dengan agenda utama perubahan iklim.


danypsari
twitter: @danypsari

Tuesday, July 31, 2012

Bun Hair Style: Menata Rambut Cepat dan Trendy #Dstyle


Kadang kala saat kita sedang sibuk dibutuhkan tatanan rambut praktis agar tetap terlihat cantik dan trendy saat ke kantor atau sekolah. Berikut adalah salah satu tatanan rambut favorit saya dan bisa digunakan segala tipe model rambut (keriting, lurus), cepat, praktis dan yang penting trendy.

www.hairstylestars.com, www.morefashionable.com, beautyeditor.ca, www.stylebistro.com
Pertama kali tatanan rambut ini saya kenal saat saya sedang bersekolah di Korea Selatan. Salah satu teman saya sering menggunakan tatanan rambut ini. Karena terlihat unik dan lucu saya bertanya:

Dany: “Onnie (panggilan untuk perempuan yang lebih tua” your hairstyle is very cute, I love it, it’s really fit on you^^”
Onnie: “Really?? Well, Actually Dany, today I am wake up late:p I don’t have much time to use hair dryer, so I just use this simple style.”

Sesampainya di asrama saya langsung search goggle dan youtube, bagaimana cara membuat tatanan rambut tersebut. Setelah menemukan dan mempraktekkan, ternyata sangat mudah, cepat dan terlihat trendy. Dan memang bisa menyamarkan rambut yang lepek (belum cuci rambut :p) atau rambut yang terlalu mengembang. Penataan rambut model “Hair Bun” bisa dilakukan dengan 2 cara mudah seperti pada gambar dibawah. Untuk favorit saya adalah cara nomor satu karena rambut saya tipis jadi membutuhkan kuncir tambahan untuk mempertebal Bun tersebut^^

        gmarket.co.kr -  샤이클럽 of Minishop
Salah satu artis Hollywood yang sering menggunakan tatanan rambut ini adalah Jennifer Lopez. Bun Hair Style ini dapat dimodifikasi menjadi beberapa model seperti di bawah.

allbesthairstyles.com
Selamat mencoba^^

Danypsari
Twitter: @danypsari #Dstyle

Sunday, July 29, 2012

Climate Change History (Part 2)


Sejarah Awal Munculnya Istilah Climate Change dan Global Warming (part 2)
Source: Encyclopedia of Global Warming and Climate Change

Milutin Milankovitch
1930
Serbian geophysicist Milutin Milankovitch proposed that changes in the eccentricity of Earth’s orbit cause climate change, including ice ages.
Ilmuan Geofisika asal Serbia, Milutin Milankovitch, menemukan bahwa perubahan orbit Bumi adalah akibat dari perubahan iklim, termasuk pada zaman es.


William Jackson Humphreys
1932
Meteorologist W.J.Humphreys elaborated the conditions for a return to an ice ages. He believed that an increase in debris in the atmosphere and the reflection on sunlight by ice and snow might return Earth to an ice age.
Ahli Meteorologi, W.J. Humphreys menguraikan kembali kondisi pada saat zaman es. Hasil penelitiannya menyebutkan bahwa pada waktu jaman es, peningkatan sampah di atmosfer dan refleksi dari sinar matahari pada es dan salju akan terpantulkan kembali ke bumi.




George Simpson
1937
Royal meteorological society president George Simpson posted that an increase in solar radiation might cause an ice age. By warming the poles more than high altitudes, the increase in solar radiaton would intensify the circulation of the atmosphere, carrying moisture to high latitudes where it would fall as snow. If enough snow accumulated a new ice age would ensure.
Pakar meteorologi asal Inggris, George Simpson mengatakan bahwa peningkatan radiasi merupakan penyebab utama dari terjadinya zaman es. Pemanasan kutub yang terletak di bagian tertinggi dari bumi dengan radiasi sinar matahari akan meningkatkan sirkulasi atmosfer yang membawa uap air menjadi salju. Dipastikan bahwa penumpukan salju tersebut mengakibatkan zaman es terjadi.


Guy Stewart Callendar
1938
Amateur scientist G.S.Callendar recorded an increase in temperatures in the Artic and posited the greenhouse effect as the cause.
Ilmuwan amatir, G.S. Callendar mencatat peningkatan suhu di samudra artik (kutub utara) merupakan akibat dari Efek Rumah Kaca.








1939
Simpson announced that the atmosphere seems to keep the climate nearly constant by regulating the amount of clouds. The more clouds, the lower the temperature, and the fewer clouds, the warmer the temperature.
George Simpson melanjutkan penelitiannya dan mengatakan bahwa fungsi utama dari atmosfer adalah menjaga iklim untuk selalu konstan dengan mengatur jumlah awan. Semakin banyak awan, maka semakin rendah suhu bumi, semakin sedikit awan, maka akan semakin hangat suhu bumi.

danypsari
twit: @danypsari #climatechange

Climate Change History (part 1)

Sejarah Awal Munculnya Istilah Climate Change dan Global Warming (part 1)
Source: Encyclopedia of Global Warming and Climate Change

Jean Baptiste Joseph Fourier
1824
French mathematician and physicist Jean Baptiste Joseph Fourier establish that a buildup of carbon dioxide in Earth’s atmosphere warms the climate.
Hasil penelitian dari ahli matematika dan fisika asal Perancis, Jean Baptiste Joseph Fourier, menunjukkan bahwa penumpukan karbon dioksida di atmosfer mampu meningkatkan suhu bumi.

John Tyndall
1859
Irish scientist John Tyndall discovered that some gases block infrared radiation. He suggested that changes in the concentration of the gases could bring climate change.
Ilmuwan asal Irlandia, John Tyndall menemukan bahwa terdapat beberapa gas yang mampu menahan radiasi sinar matahari di atmosfer. Dia juga mengatakan bahwa penumpukan gas-gas tersebut dapat memicu terjadinya perubahan iklim.

1863
Tyndall announced that water vapor is a greenhouse gas.
Tyndall memberi sebutan kepada uap air tersebut "Gas Rumah Kaca"



1896
Swedish scientist and Nobel Laureate, Svante Arrhenius coined the phrase “Greenhouse Effect” and predicted that the Earth’s climate is slowly warming. Arrhenius published the first calculation of global warming from human-induced emission of carbon dioxide.
Ilmuan asal Swedia peraih Nobel Laureate, Svante Arrhenius menciptakan istilah "Efek Rumah Kaca" dan memprediksikan bahwa suhu bumi berlahan-lahan memanas. Arrhenius adalah orang yang pertama kali mempublikasikan perhitungan global (karbon dioksida) dari manusia.


danypsari
twit: @danypsari #climatechange

Cantik ber-Make Up untuk Kulit Berjerawat #Dstyle



Jerawat (acne vulgaris/pimpels) is a disease of the hair follicles of the face, chest, and back that affects almost all males and females duringpuberty; the only exception being teenage members of a few primitive isolated tribes living in Neolithic societies. It is not caused by bacteria, although bacteria play a role in its development. It is not unusual for some women to develop acne in their mid- to late-20s. (source: http://www.medicinenet.com) Tapi Faktanya jerawat sy muncul pada umur 20s TT.TT with unknown caused >.,<

Nah untuk mengakalinya, akan lebih baik bila menonjolkan make up di daerah mata, alis dan bibir (daerah lain rawan tubuh jerawat). Make up yang dipilih juga soft natural make up, agar tidak bertempur dengan warna merah jerawat, hehehe..

Selamat mencoba,
danypsari
twit: @danypsari #Dstyle