Monday, August 6, 2012

Climate Change History (Part 4)

Sejarah Awal Munculnya Istilah Climate Change dan Global Warming (Part 3)
Source: Encyclopedia of Global Warming and Climate Change 


1983
Report from U.S. National of Sciences and Environmental Protection Agency Spark conflict, as greenhouse warming becomes prominent in main-stream politics.
Laporan dari  U.S. National of Sciences and Environmental Protection Agency Spark, bahwa terjadi konflik akibat dari efek rumah kaca menjadi hal utama yang menonjol dalam isu politik.
  
1984
Theories about global warming and the Greenhouse Effect become more prevalent, gaining attention from the mass media. However, many people believe the threat is not imminent and some doubt that global climate change is a danger.
Teori tentang pemanasan global dan dampak rumah kaca telah menjadi konsumsi publik dan banyak diberitakan oleh media masa. Akan tetapi banyak orang percaya bahwa itu hanyalah sebuah ancaman dan muncul keraguan dari masyarakan akan bahaya dari iklim global yang dalam bahaya.

Preliminary meetings of the IPCC in Villach, Austria in 1985
http://drtimball.com
1985
The Villach conference in Austria declared consensus among experts that some global warming seems inevitable and called on governments to consider international agreement to restrict emissions of greenhouse gases.
Konferensi Villach, Austria yang dihadiri oleh beberapa ahli mendeklarasikan bahwa pemanasan global sudah tidak dapat dianggap hanya sebagai isu lagi dan meminta pemerintah untuk mempertimbangkan dibuatnya kesepakatan internasional untuk membatasi emisi gas rumah kaca.

1987
This was the warmest year since human began to keep records. The 1980’s were the hottest decade on record, with seven of the eight warmest years recorded up to 1990, even the coldest years of the 1880’s, The Montreal Protocol of the Vienna Convention imposed International restrictions on the emsission of ozone-destroying gasses.
Tahun 1987 merupakan tahun terpanas sejak para ilmuan memulai mengamati kenaikan suhu bumi. Tahun 1980-an merupakan tahun terpanas dalam catatan dengan tujuh dari delapan tahun terpanas sampai dengan tahun 1990. Bahkan tahun 1880 merupakan tahun terdingin. "The Montreal Protocol of the Vienna Convention" memberikan pembatasan Internasional tentang gas emisi yang berada di lapisan ozon. 

65th Montreal Protocol in Bali, Indonesia
Protokol Montreal untuk perlindungan terhadap lapisan ozon diadopsi pada tahun 1987, perjanjian ini dikumandangkan sebagai perjanjian di bidang perlindungan lingkungan paling sukses serta paling banyak diratifikasi oleh 196 negara anggota PBB. (http://www.menlh.go.idOzone Depleting Substances (bahan perusak ozon atau disingkat sebagai ODS) seperti HCFCs digunakan secara ekstensif di berbagai sektor industri. Pelepasan ODS ke atmosfer bumi mengakibatkan kerusakan pada lapisan ozon di stratosfer yang berperan sebagai pelindung terhadap radiasi ultraviolet. Naiknya tingkat radiasi ini dikhawatirkan akan meningkatkan kasus penyakit kanker kulit, kerusakan mata, dan gangguan kekebalan tubuh, selain membawa kerusakan terhadap rantai makanan dan biodiversity. 

 1988
A meeting of climate scientist in Toronto subsequently called for 20 percent cuts in global carbon dioxide emissions by 2005. The Toronto conference called for strict, specific limits on greenhouse gas emissions. British Prime Minister Margaret Thatcher is the first major leader to call for action. The level of carbon dioxide in the atmosphere reached 350 parts per million.
Pertemuan dari para ilmuan Iklim di Toronto menyerukan pemotongan 20 persen emisi karbon dioksida global pada tahun 2005. Konferens di Toronto memberikan peringatan keras dan batas tertentu untuk gas rumah kaca. Perdana Mentri Inggris, Margaret Thatcher merupakan pempimpin negara pertama yang memberikan tindakan atas berita tersebut. Tingkat karbon dioksida di atmosfir tahun 1988 mencapai 350 parts per million.

1992
UN Conference on Environment and Development,
Rio de Janeiro in 1992
 

http://www.mtholyoke.edu
A conference in Rio de Janeiro produced the United Nations Framework Convention on Climate Change, but the United States blocked calls for serious action. The study of ancient climates revealed climate sensitivity in the same range as predicted by computer models.
Rio de Janeiro konferensi mengkasilkan kerangka kerja di PBB tentang perubahan iklim. Sayangnya Amerika Seikat menolak untuk melakukan tindakan serius. Cara perhitungan iklim secara manual ternyata memberikan hasil yang nyaris sama dengan cara perhitungan iklim dengan program komputer.



1997
Japanese automobile manufacturer Toyota introduces the Prius in Japan, the first mass-marketed electric hybrid car. Engineers progressed in the design of large wind turbines and other energy alternatives. 
Perusahaan manufaktur mobil asal Jepang, Toyota memperkenalkan "The Prius" di Jepang, yang merupakan mobil Hybrid pertama yang diproduksi secara masal. Para Insinyur mulai mengembangkan desain turbin angin dengan skala besar dan beberapa energi alternatif lainnya.

1998
The warmest year on record globally averaged (1995, 1997, and 2001-2006 were near the same level).
Merupakan tahun terpanas yang pernah ada. Sedangkan tahun 1995, 1997, dan 2001-2006 menunjukkan level tingkat kepanasan yang hampir sama.

massive "brown cloud" of aerosols from South Asia
http://en.wikipedia.org
1999
A national Academy Panel dismissed criticism that satellite measurements showed no warming. V. Ramanathan detected massive “brown cloud” of aerosols from South Asia.
Sebuah National Academy Panel menepis kritik saat satelit menunjukkan bahwa tidak ada pemanasan global. Dilain pihak V.Ramanathan mendeteksi adanya "brown cloud" padat dari aerosol yang berasal dari Asia Selatan.









danypsari
twitter: @danypsari

No comments:

Post a Comment